Rabu, 01 Juli 2015

Kebutuhan Psikologi

( Pengetahuan Lingkungan Industri )
  1. Pengertian Psikologi
Psikologi adalah Ilmu yang mempelajari tingkah laku manusia, baik sebagai individu maupun dalam hubungannya dengan lingkungannya.
  1. Sub Bidang Psikologi
Karena luasnya objek yang dipelajari dalam psikologis, maka dalam perkembangannya Ilmu Psikologi dikelompokkan dalam beberapa bidang yaitu :
  1. Psikologi Lingkungan
Ilmu yang mempelajari perilaku manusia berdasarkan pengaruh dari lingkungan hidupnya.

  1. Psikologi Perkembangan   
Ilmu yang mempelajari tingkah laku yang terdapat pada tiap – tiap tahap perkembangan manusia sepanjang rentang kehidupannya.
  1. Psikologi Pendidikan   
Ilmu yang mempelajari tingkah laku manusia dalam situasi pendidikan

  1. Psikologi Sosial       
Ilmu yang mempelajari tingkah laku manusia dalam berhubungan dengan masyarakat sekitarnya.

  1. Psikologi Industri       
Ilmu yang mempelajari tingkah laku manusia yang muncul dalam dunia industri dan organisasi.

  1. Psikologi Klinis   
Ilmu yang mempelajari tingkah laku manusia yang sehat dan tidak sehat, normal dan tidak normal, dilihat dari aspek psikisnya.

  1. Beberapa Kebutuhan Psikolgis
  1. Kebutuhan Jasmani
       
Merupakan kebutuhan yang vital, yang akan menjamin keberadaan individu dalam kelangsungan hidupnya dan merupakan kebutuhan yang menjadi prioritas utama.

  1. Kebutuhan Akan Rasa Aman       
 

Manusia merasa takut kepada hal – hal yang tidak diketahuinya, sehingga membutuhkan orang lain yang bisa melindunginya, hal ini bisa diperingankan dengan meningkatkan ketakwaan kepada tuhan.

  1. Kebutuhan Akan Cinta
       
Manusia membutuhkan cinta dari orang lain. Ia akan merasa bahagia bila orang yang dicintainya mendekat, begitu juga cinta kepada Tuhan.

  1. Kebutuhan Akan Keberhasilan dan Keinginan untuk Unggul
Kebutuhan manusia akan keberhasilan dalam melaksanakan suatu pekerjaan akan memotivasinya untuk menambah ilmu, merasa percaya diri dan berani menghadapi masalah baru. Manusia akan memaksimalkan usahanya sehingga hasil yang ia raih lebih baik dari orang lain. Dengan tujuan mendapatkan penghargaan dan pengakuan atas keunggulan dari orang lain.

  1. Kebutuhan akan Afiliasi       
Biasanya manusia bekerja demi kemaslahatan kelompok yang menjadi tempat bersandarnya. Dimana individu menjadi bagian dari semuanya dan perannya sangat vital untuk kesuksesan pekerjaan.
  1. Kebutuhan Akan Motivasi
Manusia senang mencari suatu ketenangan dan ketentraman tetapi setelah beberapa saat ia akan merasa bosan dan berusaha mencari objek yang membuatnya sibuk. Tanpa motivasi, seseorang akan merasa kehampaan sehingga tidak bisa hidup dalam kesendiriannya tanpa melakukan sesuatupun

  1. Kebutuhan Akan kebebasan   
   
Manusia membutuhkan kebebasan dalam mengungkapkan segala pemikirannya. Mengekang kebebasan akan menyebabkan hidup menjadi pasif dalam pergaulan dengan orang lain. Tidak dibenarkan dengan memaksakan kepadanya beberapa keputusan penting dan harus dilakukannya, terkecuali bila ia merasa puas.

  1. Kebutuhan akan koreksi   
   
Manusia butuh koreksi dan arahan yang tidak merintangi kebebasan. Pendidikan bertujuan menjadikan koreksi internal bukan eksternal. Bila koreksi ini terjadi antar manusia, maka keadaan individu dan kelompok akan menjadi baik, sedikit sekali kejahatan, kebaikan dan ketaatan bertambah, meskipun sedang sendirian.
  1. Kebutuhan Akan Penghargaan   
Manusia akan mencurahkan segala kemampuan dan usahanya agar dihargai oleh orang lain, sehingga ia merasa berharga, mempunyai kedudukan tinggi. Penghargaan ini diwujudkan dengan bentuk pemberian balasan manusia dan sanjungannya. Tidak terpenuhinya kebutuhan ini akan menimbulkan perasaan rendah diri dan mencela diri sendiri.

  1. Kebutuhan Akan Pengetahuan   
   
Yakni kebutuhan akan pemahaman, bertambahnya ilmu, memperdalam pengetahuan, merumuskan permasalahan dan memecahkannya. Bertambahnya ilmu ada hubungannya dengan kesinambungan dalam segala hal, juga berkaitan dengan perilaku yang baik dan kemampuan dalam memecahkan masalah.

  1. Pengaruh Psikologi Manusia Terhadap Lingkungan
Secara tidak kita sadari, selama ini psikologi ternyata sangat berpengaruh bagi proses kelestarian Alam. Kenapa denmikan, karena psikologi atau mindset manusia menentukan suatu kehendak apakah dia mempunyai keinginan untuk menjaga lingkungan atau tidak. Dan lingkungan pun sangan berpengaruh bagi perkembangan psikologi manusia, misalkan seseorang yang besar di daerah pegunungan akan berbeda sifatnya dengan orang yang hidup di sekitar pantai. Ini menujukkan bahwa psikologi seseorang ditentukan juga oleh lingkungan dia Tinggal.
Jika seseorang memiliki psikologi yang baik, maka diapun akan memberikan manfaat yang baik terhadap lingkungan tempat dia tinggal, contoh membuang sampah pada tempatnya. Sedangkan jika Psikologi manusianya itu buruk, maka secara tidak langsung akan membawa dampak burung bagi orang lain dan juga lingkungannya.

  1. Beberapa Hal Yang Membedakan Perilaku Manusia
  1. Cara Berfikir   
Setiap manusia memiliki cara berfikir yang berbeda – beda sehingga pandangan tentang lingkunganpun akan berbeda pula. Ada yang memandang lingkungan itu sangat penting bagi dirinya dan ada pula yang acuh  tidak mau memberikan kontribusi yang baik terhadap lingkungan karena dia fikir sudah ada orang yang mengurusnya.

  1. Kebutuhan       
Setiap Manusia mempunyai kebutuhan, misalkan seorang nelayan dia membutuhkan penghasilan yang lebih dari menjaring ikan, tetapi dengan cara tradisional seperti itu kemungkinan hasil yang didapatkannya pun tidak akan banyak, sehingga dia memilih untuk menggunakan cara lain seperti pengeboman yang dampaknya dapat merusak lingkungan laut ( Ikan, Terumbu karang dan sebagainya ). Meskipun dia tahu itu salah tetapi karena faktor kebutuhan, mau tidak mau dia harus melakukannya.

  1. Rekasi Affectif yang berbeda – beda
Setiap manusia memiliki reaksi terhadap suatu hal yang dialaminya secara berbeda – beda. Ada yang bisa memberikan timbal balik yang positif, negatif dan netral. 
  1. Faktor Lingkungan       
Faktor lingkungan sangat mempengaruhi berbedanya perilaku dan sifat setiap orang. Karena Lingkungan merupakan tempat manusia berkembang dan menyerap semua hal yang dia rasakan dan dia alami. Jika dia bisa memilah mana yang baik dan mana yang buruk, maka dia akan tahu hal yang harus dia lakukan terhadap lingkungan itu seperti apa.

STUDI KASUS PENCEMARAN AIR OLEH INDUSTRI



Analisis 

                Sektor industri merupakan salah satu sektor yang menjadi tulang punggung perekonomian indonesia dan memiliki peranan penting dalam memberikan dampat positif terhadap perekonomian seperti memperluas kesempatan kerja bagi masyarakat dan sebagai penyumbang yang cukup besar terhadap pendapatan nasional.

                Disisi lain pertumbuhan sektor industri juga membawa efek negatif terhadap lingkungan yaitu semakin meningkatnya jumlah limbah industri yang berpotensi menimbulkan pencemaran sehingga dapat menyebabkan penurunan kualitas lingkungan.


Devinisi Pencemaran Air

Adalah suatu perubahan keadaan di suatu tempat penampungan air seperti danau, sungai, lautan dan air tanah akibat aktivitas manusia.  Ada beberapa penyebab dari pencemaran air diantaranya :
 
- Sampah organik seperti air comberan menyebabkan peningkatan kebutuhan oksigen pada air yang menerimanya yang mengarah pada berkurangnya oksigen yang dapat berdampak parah terhadap seluruh ekosistem.
- Penggunaan bahan peledak untuk menangkap ikan


Limbah Industri

                Dihasilkan atau berasal dari hasil produksi oleh pabrik atau perusahaan tertentu, baik perusahaan besar maupun kecil. Limbah ini mengandung zat yang berbahaya diantaranya asam anorganik dan senyawa organik.

                Zat – zat tersebut jika masuk ke perairan maka akan menimbulkan pencemaran yang dapat membahayakan makhluk hidup pengguna air tersebut, misalnya ikan, mikroorganisme dan makhluk hidup lainnya termasuk juga manusia.



Apakah limbah tahu tempe itu ?

                Limbah tahu tempe adalah limbah yang dihasilkan dalam proses pembuatan tahu tempe maupun pada saat pencucian kedele. Limbah yang dihasilkan berupa limbah padat dan cair. Limbah padat belum dirasakan dampaknya terhadap lingkungan karena dapat dimanfaatkan untuk makanan ternak, tetapi limbah cair akan mengakibatkan bau busuk dan bila dibuang langsung ke sungai akan menyebabkan tercemarnya sungai tersebut.

                Limbah cair yang dihasilkan akan mengalami perubahan fisika dan kimia yang akan menghasilkan zat beracun atau sebagai tempat tumbuhnya kuman dimana kuman ini dapat berupa kuman penyakit atau kuman lainnya yang merugikan baik pada tahu sendiri ataupun tubuh manusia.


Dampak Limbah

  1. Dampak terhadap kesehatan
Dapat menyebabkan atau menimbulkan penyakit.
Potensi bahaya kesehatan yang dapat ditimbulkan adalah :
       Penyakit diare dan tifus, terjadi karena bakteri yang berasal dari sampah dengan
Pengelolaan yang tidak tepat
       Penyakit kulit misalnya kudis dan kurap


     2.  Dampak terhadap lingkungan
               
                Cairan dari limbah – limbah yang masuk kesungai akan mencemarkan airnya sehingga mengandung bakteri - bakteri penyakit, serta dapat mematikan biota yang hidup didalamnya.


SARAN

Dengan penerapan Produksi Bersih (Cleaner Production). Penataan proses produksi yang baik dari mulai tempat proses pencucian, penempatan peralatan yang tepat, penggunaan air yang bersih sehingga limbah padat maupun limbah cair berkurang.